Setelah mengetahui apa itu DFD serta simbol atau notasi DFD, berikutnya adalah mengetahui aturan dalam membuat DFD apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilakukan pada saat membuat DFD. Pada kasus ini akan digunakan notasi DFD dari DeMarco & Yourdon.
If life seems jolly rotten. There's something you've forgotten. When you're feeling in the dumps. Don't be silly chumps. Just purse your lips and whistle - that's the thing. And...always look on the bright side of life... Selalu ada sisi yang lain.
Tampilkan postingan dengan label dfd. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dfd. Tampilkan semua postingan
Membuat DFD
Setelah mengetahui fungsi dari diagram alir data serta notasi yang digunakan serta makna dari setiap notasi tersebut, maka selanjutnya adalah memahami langkah-langkah untuk menghasilkan suatu diagram alir data tersebut. Prosedur untuk menghasilkan suatu diagram alir data antara lain :
Data Flow Diagram
Setelah mengetahui Notasi Diagram Alir Data (DFD Notation), baik yang diusulkan oleh Gene & Sarson maupun Yourdon, beberapa hal yang harus diperhatikan pada saat menggambarkan Diagram Alir Data antara lain:
Data Flow Diagram
Diagram alir data merupakan model logik dari aliran data melalui sistem yang menunjukkan batas-batas sistem, proses dan entitas data yang berelasi secara logik.
Notasi Diagram Alir Data
Gane & Sarson dan Yourdon menggunakan metodologi analisis terstruktur (structured analysis methodologies) yang melibatkan diagram alir data. (Lihat juga salah satu methodologi yaitu SSADM). Metodologi ini menggunakan data flow diagram (DFD) untuk menyajikan secara graphis aliran data dari sumber, melalui suatu operasi atau proses ke tujuan.
Analisis Kebutuhan - Pendekatan Terstruktur
Requirements Analisys
Analisis kebutuhan bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan sistem yang diusulkan. Penekanannya adalah pada pemenuhan kebutuhan pengguna. Setiap kebutuhan (atau masalah) harus didefinisikan dan didokumentasikan dalam dokumen persyaratan sistem.
Langganan:
Postingan (Atom)